APA ITU CINTA?
APA
ITU CINTA?
Saat penulis tidur siang, ada dua orang lagi membicarkan soal cinta sehingga membuat terbangun dari tidur lelap yang mungkin dikarnakan kurangnya tidur malam. Banyak
yang mendefinisikan tentang cinta, mungkin saja para pembaca juga banyak
membaca tentang cinta, bisa saja cinta dengan kekasih, cinta dengan pekerjaan,
cinta dengan dengan lawan jenis, cinta dengan orang tua, bisa juga cinta dengan
agama, bahkan ada yang cinta dengan perkumpulan (sebut saja komunitas atau
organisasi), SUJIWOTEJO pernah berkata, jika cinta masih hitung-hitungan itu
artinya bukan cinta tetapi kalkulasi.
Bahkan banyak juga kisah-kisah cinta seperti Rama dan Sinta, ada juga Romeo dan Juliet, ada juga Laila dan Majnun, ada satu peristiwa
yang penulis ingat ketika majnun di tanya mengapa dia sebegitunya mencintai
laila dia menjawab “apa yang tampak padanya orang lain tidak pula bisa
melihatnya” itu artinya tidak bisa semua
manusia bisa melihat apa itu keindahan apabila keindaha itu tidak bisa
dirasakanya.
Mari kita lihat cinta menurut filsuf yaitu Aristoteles
yang mengatakan cinta tak melulu tentang dua orang yang mencinta cinta adalah kebahagiaan itu sendiri, Aristoteles
memahami bahwa cinta sejati adalah bentuk ungkapan cinta yang tak hanya dilihat
dari rasa, Aristoteles mampu memaknainya dari logika, retorika, hingga sudut
pandang dari biologi yang mungkin belum sudah pernah dirasakan tetapi belum
terpikirkan manusia, Aristoteles pun mengatakan mencintai diri sendiripun
merupankan dasar mencintai yang sejati, kata bijak yang dapat kita ambil dari
Aristoteles mengenai cinta ialah cinta sejati memberi makna bahwa pandai
membahagiakan diri sendiri menjadi tolak ukur kunci (makanya usahakan mencintai
atau menyukai sesuatu hal yang baik-baik saja).
Jika bisa saling memahami, pada akhirnya dua orang yang saling
mencintai akan merasakan
kebahagiaan, poinnya ialah beradaptasi, Lalu tumbuh rasa kenyamanan.
SELAMAT BERBAHAGIA
ABD ROBI WARDANA (Manusia
Biasa)

Komentar
Posting Komentar