DINAMIKA BER HMI MEMBENTUK KARAKTERISTIK

 

DINAMIKA BER HMI  MEMBENTUK KARAKTERISTIK

  


Pertama kali saya mendengar kata Himpunan Mahasiswa Islam atau di singkat HMI itu sejak 2017, dan pada waktu itu saya langsung ingin mencoba mengenalnya tetapi syarat untuk mengenalnya saya harus mengikuti yang namanya MAPERCA (Masa Perkenalan Calon Anggota), lalu saya ajak beberapa teman dan kamipun mengikuti acar tersebut, didalam maperca itu sendiri ada tiga materi pokok yang dibahas seperti Ke Idonesiaan, Ke HMI An, dan ke Islaman, lalu didalam maperca waktu itu aku bertemu dengan Taslim BatuBara (yang menjadi sekretaris umum pertama di HMI FIS UINSU) kala itu kami di dalam berdialog mengenai HMI itu sendiri berdasarkan cara pandang kami, kata-kata yang ingat di ingatan ku waktu itu beliau mengatakan bahwasannya HMI ini organisasi tertua dan terbesar di  Indonesia dan dikatakannya lagi bahwa banyaknya alumni HMI yang hari ini sukses menduduki perpolitikaan di negri ini, waktu itu disebutkannya  ada Jusuf Kalla waktu itu menjabat sebagai wakil presiden dan potonyapun terpampang didepan kami dan ada juga Akbar Tanjung sebagai tokoh yang menasional, dalam kegiatan itu kami ikuti sampai satu hari penuh, bahkan sampai menjelang malam sekitar pukul 21 malam kami barulah pulang ke kosan masing-masing, tetapi ada juga beberapa teman aku yang tidak mengikutinya samapai selesai, karna berbagai alasan,

            Di tahun yang sama saya mengikuti LK 1 (Latihan Kader 1) di HMI Cabang Medan, waktu itu saya lupa siapa yang menjadi panitia pelaksana, mungkin dikarnakan saya tidak lulus (tidak dapat mengikuti Forum), lalu ditahun yang sama juga saya dihubungi oleh pengurus HMI Fakutas Syariah dan Hukum, menanyakan kalau saya akan rekan-rekan saya akan di kirim ke HMI Cabang Labuhan Batu Raya untuk mengikuti LK 1 (Latihan Kader 1), dengan semangat saya menjawab “iya aku mau mengikutinya bang” dan ke esokan harinya kami disuruh membawa pakaian dan beberapa alat yang kami perlukan untuk di sana nantinya.

            Sebelum berangkat, hal yang biasa dilakukan HMI komisariat FSH UINSU ialah meng follow up adek-adek yang akan mengikuti LK 1 (Latihan Kader 1), dan adanya pertanyaan-pertanyaan yang tidak bisa saya jawab, memang pada waktu itu saya kurang dalam membaca tentang ke HMI itu sendiri, al hasil banyak hal yang tidak aku ketahui, tetapi bagi aku itulah permulaan yang membuat ku semangkin rasa penasaran dan tergesa-gesa ingin mengikuti LK 1, lalu disitulah saya di beri pandangan tentang apa itu HMI dan mengenai yang nantinya akan di ujiankan oleh HMI Labuhan Batu raya, pertanyaan yang paling aku ingat pada waktu itu ialah mengapa anda ingin mengikuti LK 1? Dan terbenak didalam pikiran ku ialah membentuk komisariat di Fakultas Ilmu Sosial (FIS) UINSU, lalu ditanyakan lagi Setelah Lk 1 apa yang akan kamu lakukan, dank u katakana ya membentuk Komisariat, lalu abang senior itu bertanya lagi itu perjuangannya sungguh melelahkan, buat apa kamu berpayah-payah untuk melakukan hal itu, karna aku waktu itu masih polos, dalam hatiku mengatakan iya juga, tetapi berdasarkan komitmen bersama kami yang berada di FIS ingin mewujudkan hal itu, lalu disitulah aku pertama kalinya mengenal Riki Hambali Tanjung (yang menjadi Ketua umum pertama FIS UINSU), Ayu Lestari (yang menjadi Bendahara Umum pertama HMi fis UINSU) dan Muhammad Taufik sahabat karip ku (yang menjadi Gubernur kedua  setelah abangda Al anggia Ridho Siregar dan Wabendum HMI FIS) tetapi dengan Muhammad taufik aku selalu sama dengan dia, kelasnya sama, mapercanya juga sama bahkan berangkat Lk 1nya pun sama, tetapi wataqk dan karakter kami saja yang berbeda pada waktu itu. Dan waktu kami berangkat di antar oleh abang senior yang bernama Ajis.

            Di kegiatan Lk 1 aku menyadari dan disadarkan bahwasanya beginilah menjadi manusia yang ideal kala itu, bahkan bannyaknya pandangan-pandang dari pemateri dan instruktur atau guru yang memberikan banyaknya ilmu tentang keduniaan dan keahiratan yang membuka cara pandang ku tentang kehidupan, disinilah pelajaran yang tidak pernah aku dapatkan di kelas manapun, maka suatu penyesalan kupikir jikala waktu itu aku tidak mengikuti hal itu, dan dari situlah yang merubah cara pandang ku tentang kehidupan sebagai Mahasiswa (yang aku pikir tidak perlunya aku jabarkan di tulisan ini, dikarnakan susah menjelaskan manisnya gula apabila dia tidak pernah mencicipi atau merasaa apa itu sesuatu hal yang manis seperti gula itu) secara sederhana cicipilah atau rasakanlah sendiri.

            Dan sehabis pulang dari lK 1 HMI Cabang Labuhan Batu dengan panitia pelaksana HMI Komisariat  Y-ULB Labura, dan salah satu alumni HMI yang berada di FIS yang menginginkan terbentuknya komisariat di Fis itu sendiri, itulah perjuanngan yang diupayakan oleh kader-kader HMI yang berada di Fis, ternyata dijurusan Ilmu komunikasi yang waktu itu banyaknya kader-kader HMI. Karna waktu itu Ilmu komunikasi pindah dari FDK Ke FIS, ini suatu pertanda baik, beberapa tahun kemudia terbentuklah HMI Komisariat Fis UINSU Priode pertama yaitu 2019-2020, dari hasil RAK (walaupun proses RAK yang Panjang)  pertama terpilihlah secara aklamasi Riki Hambali Tanjung sebagai Ketua Umum dan waktu itu aku juga dicalonkan oleh kanda-kanda sebagai candaan, dan HMI FIS Dikarateker oleh bang Syahrial Arif Hutagalung, Fuji SM Bako dan bang bayhakim, pada waktu itu abang- abang inilah yang menjadi salah salah tiga pengurus Cabang Medan, masa preodesasi bang Angga Syahputra sebagai Ketua Uumum Cabang Medan.

            Dan beberapa hari setelah itu aku dibisikan oleh ketua umum sebagai kabid PPPA dan sialnya posisiku disemaf sebagai PLT Ketua Semaf, dan itu kujelaskan kepadanya, dan dia membisikan lagi bahwa waktu itu hanya akulah yang pas menduduki kedudukan itu, kata salah satu senior yang dibisikannya ketelinga ku, dan dengan berat hati akupun menerimanya, alhasil kamipun dilantik sebagai pengurus HMI Komisariat Persiapan FIS UINSU Preode 2019-2020 seperti rutinitas komisariat kami melakukan Upgrading komisariat dan melakukan Rapat Kerja, hari demi hari kulewati aku merasakan yang namanya keterlambat  penyesuaian tugas yang diamanahkan kepadaku, disinilah membuat ku berpikir tentang bagaimana caranya mengatur masyarakat yang ada di HMI persiapan FIS UINSU itu salah satu kata senior waktu sebelum diriku dilantik sebagai pengurus, banyaknya cerita ataupun peristiwa sehingga aku dapat memahami satu persatu Anggota HMI Persiapan FIS UINSU, bahkan ada beberapa pereistiwa yang tidak bisa aku tuliskan disini.

Tidak terasa waktupun menunjukan bahwa kepengurusan kami akan berakhir ditandai dengan akan diadakannya RAK (Rapat Anggota Komisariat), Alhamdulillah aku berhasil menemani kawan-kawan kepengurusan hingga mengantarkan sampai menjadi demisioner dan kepengurusanpun diganti. Inilah lika liku menyenagkan waktu jadi mengenal hingga berakhir kepengurusan yang dapat aku bagikan dalam tulisan sederhana ini.

Mungkin saja peristiwa yang kurang tepat dalam tulisan ini, mungkin saja akan dibalas tulisan dengan teman HMI Persiapan FIS UINSU, tapi sekali lagi aku ingin mengutip tulisan Tai Tung, penulis Tiongkok dari abat ke 13 “Seandainya  aku menunggu sampai hasilnya sempurna, mungkin saja tulisan ini takakan pernah selesai. Salam hangat, salam Hijau Hitam Tunjukan bahwa kau anak HMI, tanamkan kebaikan maka akan itulah nantinya yang kau dapatkan.

Abd Robi wardana (Mahasiswa Biasa)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

TEMUKAN INSPIRASI MU

HMI KITA KITA HMI

Cara Mengerjakan Skripsi Agar Tidak Selesai